Tria Agustina XI TJKT 1 (Tugas 3)

 Nama: Tria Agustina

Kelas: XI TJKT 1


KONFIGURASI DASAR MIKROTIK

Pendahuluan

Perkembangan teknologi jaringan saat ini menuntut adanya sistem yang stabil, aman, dan efisien dalam penggunaan router MikroTik RB941. Perangkat MikroTik banyak digunakan karena memiliki fitur yang lengkap dengan harga yang terjangkau, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan jaringan. Pada tugas ini dilakukan optimalisasi konfigurasi MikroTik melalui beberapa pengaturan penting, seperti penjadwalan reboot otomatis, pengamanan service, koneksi internet melalui wireless (WAN), pengaturan identitas router, serta pengujian koneksi. Tujuan dari konfigurasi ini adalah untuk meningkatkan kinerja jaringan agar lebih stabil, aman, dan mampu memberikan koneksi internet yang optimal bagi pengguna.


1. Menambahkan Schedule Reboot Otomatis

Pada bagian ini, router diatur agar melakukan restart otomatis setiap 1 minggu sekali pada pukul 03.00 pagi.
Hal ini bertujuan untuk menjaga performa router tetap stabil dan menghindari penumpukan cache atau memory.

Script yang digunakan:

/system scheduler
add name=reboot-mingguan interval=1w start-time=03:00:00 on-event="/system reboot"

Dengan konfigurasi ini, router akan reboot otomatis tanpa perlu dilakukan manual, sehingga jaringan tetap optimal.


2. Menonaktifkan Semua Service Kecuali Winbox

Router Mikrotik memiliki beberapa layanan seperti Telnet, FTP, SSH, dan Webfig.
Untuk meningkatkan keamanan, semua service tersebut dimatikan dan hanya menyisakan Winbox.

Script yang digunakan:

/ip service
set telnet disabled=yes
set ftp disabled=yes
set www disabled=yes
set ssh disabled=yes
set api disabled=yes
set api-ssl disabled=yes

Tujuan konfigurasi ini adalah untuk menghindari akses ilegal dan membuat router lebih aman dari serangan.


3. Menghubungkan WAN (wlan1) ke Access Point

Interface wlan1 digunakan sebagai WAN dengan cara menghubungkan ke jaringan WiFi di sekitar.

Langkah ini meliputi:

  • Mengatur mode wlan1 menjadi station

  • Menghubungkan ke SSID WiFi

  • Menambahkan DHCP Client

Script yang digunakan:

/interface wireless
set wlan1 mode=station

/interface wireless security-profiles
set [ find default=yes ] authentication-types=wpa2-psk mode=dynamic-keys wpa2-pre-shared-key=PASSWORD_WIFI

/interface wireless
set wlan1 ssid=NAMA_WIFI

/ip dhcp-client
add interface=wlan1 disabled=no

📌 Ganti:

  • NAMA_WIFI dengan nama WiFi tujuan

  • PASSWORD_WIFI dengan password WiFi

Dengan konfigurasi ini, router akan terhubung ke internet secara wireless.


4. Mengatur Nama Router

Router diberikan identitas sesuai nama pengguna agar mudah dikenali di jaringan.

Script yang digunakan:

/system identity
set name=TRIA-RB941

Nama ini bisa disesuaikan, misalnya dengan nama kamu sendiri.


5. Uji Coba Koneksi Internet

Setelah semua konfigurasi selesai, dilakukan pengujian untuk memastikan internet berjalan dengan baik.

Script yang digunakan:

/ping 8.8.8.8

Jika muncul reply, berarti router sudah berhasil terhubung ke internet.

Comments

Popular posts from this blog

Soal Essay Jaringan

Tugas Subnetting

Soal Essay Services dalam Jaringan